RSS Feed

Untuk Calon Istriku

Posted by lulu jamaludin kamal Labels:



Ukhtiku...
Di mana pun engkau sekarang, janganlah gundah, janganlah gelisah
Telah kulihat wajahmu dan aku mengerti,
betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku di dalam hari-harimu
Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu
Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang
Karena jalan ini masih panjang
Banyak hal yang menghadang
Hatiku pun melagu dalam nada angan
Seolah sedetik tiada tersisakan
Resah hati tak mampu kuhindarkan
Tentang sekelebat bayang, tentang sepenggal masa depan
Karang asaku tiada 'kan terkikis dari panjang jalan perjuangan, hanya karena sebuah kegelisahan
Lebih baik mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan
Keputusan besar untuk datang kepadamuh

Ukhtiku...
Jangan menangis, jangan bersedih, hapus keraguan di dalam hatimu
Percayalah pada-Nya, Yang Maha Pemberi Cinta,
bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir
Yakinlah...saat itu pasti 'kan tiba
Tak usah kau risau karena makin memudarnya kecantikanmu
Karena kecantikan hati dan iman yang dicari
Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura keindahan luarmu
Karena aura keimananlah yang utama
Itulah auramu yang memancarkan cahaya syurga,
merasuk dan menembus relung jiwa

Ukhtiku...
Engkau sering bilang bahwa
Belajarlah untuk bersabar dan Shaum
Dan itu pula yang telah menjadi benteng untukku saat rindu mulai menyapa,
Mungkin aku tidak pernah tau sampai kapan aku bersabar,
Tapi aku akan tetap bersabar,
Sampai kesabaran itu membuahkan hasil Insya Allah
Untuk merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya
Untuk membangun kembali peradaban ideal seperti cita kita berdua

Ya Allah...
Ampuni segala kekhilafan hamba yang hina ini
ringankan langkah kami
beri kami kekuatan dan kemampuan
tuk melengkapkan setengah dien ini,
mengikuti sunnah RasulMu
jangan biarkan hati-hati kami
terus berkelana tak perpenghujung
yang hanya sia-sia dengan waktu dan kesempatan
yang telah Engkau berikan
Aamiin...Yaa...Mujib

Teruntuk Istriku Tercinta Suryamah ^_^

CINTA ADALAH FITRAH YANG SUCI

Posted by lulu jamaludin kamal Labels:



Cinta seorang Ikhwan kepada akhwat dan cinta akhwat kepada ikhwan adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Allah SWT di dalam jiwa manusia , yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya.

"Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (Ar-Rum ayat 21)

Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor , karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram.

Cinta mengandung segala makna kasih sayang , keharmonisan , penghargaan dan kerinduan ,Kecemburuan, disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehidupan dikala suka dan duka , lapang dan sempit.

Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya.Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik dan Mulia sesuai dengan apa yg diajarkan Rosulullah S.A.W.

Islam adalah agama fitrah karena itulah islam tidaklah membelenggu perasaan manusia.Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia .Akan tetapi islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga , dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya.

Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram.

PERNIKAHAN TEMPAT BERMUARANYA CINTA

"Tidak terlihat diantara dua orang yang saling mencintai (sesuatu yang sangat menyenangkan) seperti pernikahan" (Sunan Ibnu Majah)

Pernikahan dalam islam merupakan sebuah kewajiban bagi yang mampu.Dan bagi insan manusia yang saling menyintai pernikahan seharusnyalah menjadi tujuan utama mereka.

Karena itulah percintaan yang tidak mengarah kepada pernikahan bahkan disertai hal-hal yang diharamkan agama sangat tidak disarankan oleh islam.Cinta dalam pandangan islam bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik , dan bukan pula pembenaran terhadap perilaku yang dilarang agama.Karena hal ini bukanlah cinta melainkan sebuah lompatan birahi yang besar saja yang akan segera pupus.Karena itu cinta memerlukan kematangan dan kedewasaan untuk membahagiakan pasangannya bukan menyengsarakannya dan bukan juga menjerumuskannya ke jurang maksiat.

Percintaan tanpa didasarkan oleh tujuan hendak menikah adalah sebuah perbuatan maksiat yang diharamkan oleh agama.Karena batas antara cinta dan nafsu birahi pada dua orang manusia yang saling menyintai sangatlah tipis sehingga pernikahan adalah sebuah obat yang sangat tepat untuk mengobatinya.

Pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan Allah SWT sebagai pemersatunya.Dan tidak ada yang melebihi ikatan ini.Dan inilah puncak segala kenikmatan cinta itu dimana kedua orang yang saling menyinta itu memilih untuk hidup bersama dan saling berjanji untuk saling mengasihi dan berbagi hidup baik suka maupun duka.

Jadi BerSabarlah untuk Calon Istriku disana,
Bersabar untuk Menikah dan Bersabar setelah Menikah..
Karena Allah telah Siapkan semuanya,Hingga batas Waktu.

PACARAN Yuukk....!

Posted by lulu jamaludin kamal Labels:



PACARAN disini adalah Sebuah AKRONIM yg Harus TerRealisasi dalam Kehidupan untuk Menggapai Kemulian Jiwa dan Keluhuran Budi Pekerti dan Akhlaq.

PACARAN adalah salah satu Sikap yg harus di lakukan oleh seorang Muslim
karena :

1) (PA) Pelajari Al-Quran

"Kitab (Al Quraan) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa".(AL-Baqoroh :2)
kita Meyakini bahwa tidak ada Sumber ilmu di Dunia ini selain daripada Al-Quran,
baik ilmu yg telah ada maupun yg belum di temukan,
jadi Sudah Seharusnya Kita Mempelajari Al-Quran secara Menyeluruh,dan Optimal

2) (CAR) Cintai Allah dan Rasul-Nya.

"Cintailah ALLOH karena Dia telah memberi-mu makanan dan ni'mat-ni'mat-NYA dan Cintailah aku karena Cinta kepada ALLOH,dan Cintailah Ahli Bait-ku karena Cinta-mu kepada-ku".(HR.Tirmidzi)

"Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia cinta untuk saudaranya apa yang
ia cinta untuk dirinya sendiri"

Mencintai Allah adalah adalah salah satu tiket untuk Mendapatkan Keridhaan-Nya,
Mencintai Alloh dengan cara Memurnikan Ketaatan pada-Nya,secara Menyeluruh dan Seimbang,Menjauhi segala Apa yg di Larang-Nya,dan Mengikhlaskan setiap apa yg Kita kerjakan hanya semata-mata Mencari Keridhaan-Nya.
MenCintai Rasul-Nya(Allah) dengan Cara Mengaplikasikan Sunnahnya dalam Keseharian Kita,baik dalam Ucapan maupun Perbuatan yg Bersipat Lahir maupun Batin..

3) (AN) Amar ma'ruf dan Nahi Munkar,

"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka ta'at pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(At-Taubah 71)

{menyuruh(mengajak) kepada Kebaikan,Kepada yg Positif dan Kepada Kebenaran,}
Nahi munkar
{mencegah kepada Kemunkaran,Kejahatan,Dosa,Kedzaliman Baik kepada Allah Maupun kepada Makhluk-Nya)
Sehingga PACARAN di Atas hukumnya Wajib bagi Kita!

CERITA CINTA SAHABTKU

Posted by lulu jamaludin kamal Labels:



Suatu malam, seorang teman mengirim pesan pendek pada saya yang sedang asyik bercengkrama dengan ponsel kecil di tanganku. Dalam pesan pendeknya, ia menulis kata-kata yang tiba-tiba mampu menghentikan aktivitas saya dalam sejenak.

"Cinta itu begitu luar biasa ya, mampu membuat kita tergugu dengan berjuta harap juga rindu, bahkan merasakan apa yang dirasakan oleh orang yang kita cintai. Hingga wujudnya sudah mencipta resah, cemas, juga doa-doa."

Lama saya tak membalas pesan pendeknya. Bukan karena malas, tapi saya harus mencermati setiap kata yang ia tuliskan di layar kecil itu. Adakah ia serius atau hanya ingin ‘perang' kata-kata dengan saya. Dan setelah saya berpikir agak lama, saya membalasnya. Hingga saya harus menghentikan aktivitas saya sejenak karena setelah itu kami terus saling berbalas pesan pendek.

"Tapi, cinta pun menyediakan air mata... Bagaimanapun, ketika kita terjebak dalam sebuah rasa yang awalnya mungkin tak kita sadari, harusnya kita bisa jadi lebih dewasa. Bagaimanapun -sekali lagi- cinta akan tetap indah jika ia disembunyikan hingga hanya kita dan Allah saja yang tahu."

"Benarkah balasan cinta itu akan kita peroleh dari orang yang tidak kita cintai? Tidakkah itu justru akan semakin menyakitkan kita atau setidaknya bukan cinta yang kita berikan pada orang lain itu, melainkan hanya rasa sayang atau kasihan..."

"Ya, cinta akan tetap indah pada akhirnya. Karena cinta penuh dengan sensasi yang tak habis untuk dinikmati dan dikenang. Bukankah cinta butuh proses? Proses itu lah seni keindahannya... mungkin memang tepat satu kalimat ‘Surga hanya diperuntukkan bagi para pencinta.'"

"Jadi inget waktu training PROSES,he..
ya itulah Cinta
Cinta Butuh Proses untuk Tumbuh dan Berkembang,sehingga mampu berbuah dengan sempurna,